Artikel

PAN(EN) DEMI

Siapa bilang guru PPKn tak bisa nge-blog,

Siapa bilang guru PPKn tak bisa ngotak atik otak buat ngehosting,

Siapa bilang guru PPKn tak bisa mainin domain,

Siapa bilang guru PPKn tak bisa ini itu soal website builder,

Adanya Pandemi Covid-19 memang sangat memukul banyak sektor kehidupan dimasayarakat. Di Bidang Ekonomi misalnya banyak buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lantaran perusahannya tak lagi bisa menggaji mereka, banyak perusahaan besar yang banting stir merubah komoditi dagangnya hingga banyak pabrik yang terpaksa tutup lantaran sepinya orderan. Dibidang Kesehatan para tenaga kesehatan selama 12 jam penuh menggunakan APD Lengkap nan Panas banyak tenaga kesehatan yang masih terhitung muda terus berjuang hingga menjadi “Kusuma Bangsa”.

Dunia pendidikan pun tak luput dari dampak Pandemi covid-19 ini. Mulai dari peserta didik yang tidak bisa kembali belajar di sekolah, guru – guru yang harus bekerja dengan WFO (Work Form Office) maupun WFH (Work Form Home) secara bergantian, bahkan masih bermuculan klaster penyebaran covid-19 di sekolah yang berdampak pada kegiatan belajar mengajar di skeolah lumpuh beberapa waktu.

Kegiatan belajar mengajar yang beralih dari sebelumnya tatap muka, menjadi dalam jaringan (Online) membuat para guru harus memutar otak, bagaimana menyapaikan materi kepada peserta didik secara menarik, menyenangkan, mudah dipahami dan dapat diakses seluruh peserta didik, meski banyak sekali tantangan dan hambatan yang dialami seperti tidak adanya perangkat Smart Phone, Sinyal susah, Tidak mampu membeli paket data, hingga kejenuhan peserta didik yang memuncak karena terkurung di dalam rumah.

Kegiatan belajar dalam jaringan (daring) sangat menantang bagi guru, terutama guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Dengan karateristik pelajaran yang identik dengan “Banyak Bacaan dan hafalan” membuat peserta didik cepat merasa bosan dan jenuh bahkan terkesan menghindar dari mata pelajaran ini. Padahal dilihat dari Kompetensi Dasar dan Indikator dalam mata pelajaran PPKn, mapel ini menjadi salah satu mapel yang urgent karena mencakup pengetahuan, keterampilan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, penanaman sikap sosial, serta penerapan sikap spiritual bagi peserta didik.

Untuk mengatasi hal tersebut maka pembelajaran PPKn harus Pembelajaran yang Inovatif, Kreatif, Kekinian dan Berbasis Teknologi dan Informasi. Salah satu terobosan ini adalah dengan bermain Hosting, Domain, dan Website. Seperti yang kita tahu. Hosting, Domain, Blog hingga Membangun sebuah website identik dengan orang – orang ahli Teknologi Informasi alias TI. Stigma inilah yang masih melekat di tengah – tengah masyarakat kita, bahkan di lingkungan pendidikan seklaipun. Padahal semua itu bisa tercapau asalkan kita mau belajar dengan ulet, telaten dan pantang menyerah.

Dengan memanfaatkan hosting, domain dan webiste kita dapat membuat sebuah media pembelajaran yang inovatif bagi peserta didik. Dengan adanya webiste kita dapat mengintegrasika berbagai aplkasi kekinian yang sangat familiar bagi peserta didik seperti Youtube, Google Form dan Google Classroom, Spotify Podcast, hingga aplikasi Tik- Tok. Dengan begitu media pembelajaran PPKn tidak lagi usang.

Banyak hikmah dari Pandemi yang bisa kita ambil teruma peran kita sebagai guru mata pelajaran, bahkan bisa disebut “PANEN”. Kita bisa mempelajari banyak hal mulai dari ikut webinar, diklat jarak jauh, dan pelatihan online. Bahkan karena adanya keijakan Work Form Home kita bisa belajar secara mandiri (otodidak) belajar ngeblog, belajar hosting, belajar domain, membuat website sederhana, membuat video pembelajaran youtube, membuat media pembelajaran podcast hingga video lucu Tik – tok.

Semoga wabah covid-19 segera mereda dan kehidupan bisa berjalan normal seperti sedia kala. Jika sudah saatnya kembali pembelajaran secara normal, maka kta akan menyemai hasil “PANEN” kita “DEMI” kualitas pembelajaran yang lebih baik lagi. Semangat para guru semangat muda. Yang muda yang berkarya.

Terimakasih

Cerdas, Berkarakter, dan Teladan